![]() |
| Gunawan POSTINGAN 7 |
Prespektif Konsumen dalam membeli produk pengharum ruangan penting diketahui oleh perusahaan untuk memberikan gambaran inovasi dan mempertahankan kepercayaan konsumen. Penlitian kali meneliti mengenai prespektif penghuni kos Griya Angelia dalam hal membeli pengahrum ruangan. Kamar kos Griya Angelia yang sebagian besar penghuninya adalah mahasiswa merasa kamarnya sangat pengap apabila tidak di berikan pengharum ruangan karena jendela yang ada ada tidak langsung menju ke luar.
Untuk mengetahui prespektif konsumen penghuni kos maka peneliti akan mengguanakan metode kualitatif dengan teknik FGD (Focus Group Discussion) dan pengambilan sempe secara purposif sambel adalah merea yang memenuhi persyaratan yang telah dibut lej peneliti sebelumnya, yaitu mahasiswa penghuni kos Griya Angelia dan merupakan pengguna Pengharum ruangan.
Berikut hasil FGD yang telah dilakukan :
Menurut informan mengatakan bahwa ruangan yang segar dan tidak pengap merupakan sebuah keharusan yang dilakaukan agar oarang nyaman saat berada didalamnya. Salah satu rungan yang dimaksut adalah kamar kos. Ruangan tersebut menjadi multifungsi untuk banyak kegiatan mereka mulai dari tidur, belajar, menaruh buku buku, meletakan alat alat atau barang praktik, menaruh lemari pakaian sekaligus ruang makan. Kebersihan ruangan saja tidak cukup hanya dengan menyapu, dan membersihkann ruangan tesebut setiap hari. Mereka sangat membutuhkan pengharum ruangan agar ruangan multifunsi tersebut tidak bau.
Informan mengatakan terdapat beberapa pengaharum rungan yang biasanya mereka gunakan diataranya tipe Spray karena cukup dengan menyemprotkan diudara wanginya dapat menyebar dengan cepat dan tipe ada jugavyang menyukai berdasarkan intensitas keharumanya. Diantara beberapa pilihan tersebut, mereka mengatakan pendapat hal hal yang mempengaruhi membeli pengharum ruangan. Biasanya mereka lakukan karena sudah bawaan atau kebiasaan saat mereka tinggal dengan orang tua. mereka membeli produk juga karena tertarik melihat iklan yang beredar di Televisi, radio, sosial media, dan majalah atau koran, serta user experience atau orang yang sudah berpengalaman dan sudah pernah merekomendasikan kepada dirinya, dan juga karena kebutuhan yang meharuskan untuk membeli.
Berdasarkan data yang diperoleh membuktikan apa yang dikatakan oleh Simamora (2001:106) mengatakan bahwa minat beli suatu produk timbul karena adanya dasar kepercayaan terhadap suatu dasar kepercayaan terhadap produk yang diiringi dengan kemampuan untuk membeli produk. Selain itu, minat beli terhadap suatu produk juga dapat terjadi dengan adanya pengaruh dari orang lain yang dipercaya oleh calon konsumen. Minat beli juga dapat timbul apabila seorang konsumen merasa sangat tertarik terhadap berbagai informasi seputar produk yang diperoleh melalui iklan, pengalaman orang yang telah menggunakannya, dan kebutuhan yang mendesak terhadap suatu produk
#Gunawan #postingan7
Untuk mengetahui prespektif konsumen penghuni kos maka peneliti akan mengguanakan metode kualitatif dengan teknik FGD (Focus Group Discussion) dan pengambilan sempe secara purposif sambel adalah merea yang memenuhi persyaratan yang telah dibut lej peneliti sebelumnya, yaitu mahasiswa penghuni kos Griya Angelia dan merupakan pengguna Pengharum ruangan.
Berikut hasil FGD yang telah dilakukan :
Menurut informan mengatakan bahwa ruangan yang segar dan tidak pengap merupakan sebuah keharusan yang dilakaukan agar oarang nyaman saat berada didalamnya. Salah satu rungan yang dimaksut adalah kamar kos. Ruangan tersebut menjadi multifungsi untuk banyak kegiatan mereka mulai dari tidur, belajar, menaruh buku buku, meletakan alat alat atau barang praktik, menaruh lemari pakaian sekaligus ruang makan. Kebersihan ruangan saja tidak cukup hanya dengan menyapu, dan membersihkann ruangan tesebut setiap hari. Mereka sangat membutuhkan pengharum ruangan agar ruangan multifunsi tersebut tidak bau.
Informan mengatakan terdapat beberapa pengaharum rungan yang biasanya mereka gunakan diataranya tipe Spray karena cukup dengan menyemprotkan diudara wanginya dapat menyebar dengan cepat dan tipe ada jugavyang menyukai berdasarkan intensitas keharumanya. Diantara beberapa pilihan tersebut, mereka mengatakan pendapat hal hal yang mempengaruhi membeli pengharum ruangan. Biasanya mereka lakukan karena sudah bawaan atau kebiasaan saat mereka tinggal dengan orang tua. mereka membeli produk juga karena tertarik melihat iklan yang beredar di Televisi, radio, sosial media, dan majalah atau koran, serta user experience atau orang yang sudah berpengalaman dan sudah pernah merekomendasikan kepada dirinya, dan juga karena kebutuhan yang meharuskan untuk membeli.
Berdasarkan data yang diperoleh membuktikan apa yang dikatakan oleh Simamora (2001:106) mengatakan bahwa minat beli suatu produk timbul karena adanya dasar kepercayaan terhadap suatu dasar kepercayaan terhadap produk yang diiringi dengan kemampuan untuk membeli produk. Selain itu, minat beli terhadap suatu produk juga dapat terjadi dengan adanya pengaruh dari orang lain yang dipercaya oleh calon konsumen. Minat beli juga dapat timbul apabila seorang konsumen merasa sangat tertarik terhadap berbagai informasi seputar produk yang diperoleh melalui iklan, pengalaman orang yang telah menggunakannya, dan kebutuhan yang mendesak terhadap suatu produk
#Gunawan #postingan7

Komentar
Posting Komentar