Langsung ke konten utama

PERILAKU KONSUMEN CHEZ MOI CAFE & BAKERY DI YOGYAKARTA


Sebuah perusahaan sangat memperhatikan kebutuhan konsumen demi kelancaran berbisnisnya untuk terus mendapatkan keuntungan. Demi mendapatkan kelancaran dalam berbisnis, konsumen tentu tidak lepas dari perhatian pebisnis untuk terus mengembangkan inovasi-inovasi yang dilakukan perusahaan demi memiliki daya tarik atau ciri khas perusahaan. Yang menjadi perhatian adalalah bahwa perusahaan sangatlah penting mengetahui perilaku konsumennya. Chez Moi Bakery, Pastry & Chocolate merupakan sebuah toko roti yang berbeda di kota Yogyakarta. Toko roti ini menyajikan produk roti khas dari Perancis. Prasetijo dan Ihalauw John (2005 : 11) mengemukakan bahwa, Perilaku Konsumen adalah proses yang dilalui oleh seseorang dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi dan bertindak pascakonsumsi produk, jasa maupun ide yang diharapkan bisa memenuhi kebutuhannya.

Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui perilaku konsumen di Chez Moi Bakery, Pastry & Chocolate di Yogyakarta. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Metode yang digunakan adalah etnografi. Lokasi Penelitian dilakukan di Chez Moi Bakery & Cafe yang terletak di Jl. Sagan Kidul No. 12, Yogyakarta. Subjek penelitian atau seseorang yang memberikan informasi terkait judul penelitian adalah konsumen Chez Moi Bakery, Pastry & Chocolate yang disebut pula informan. Teknik pengumpulan data adalah dengan melakukan observasi langsung mengenai bagaimana perilaku konsumen atau pelanggan di Chez Moi Bakery, Pastry & Chocolate dan melakukan dokumentasi.

HASIL PENELITIAN
Chez Moi Bakery, Pastry & Cafe merupakan sebuah toko roti dan cafe yang memproduksi roti dan kue khas Perancis. Berdasarkan pengamatan penulis mengenai suasana, cafe ini juga memiliki tempat yang kurang nyaman. Penataan berbagai kursi dan sofa terlihat agak berantakan sehingga mengurangi daya tarik dari cafe. Mengenai kesediaan produk-produknya tidak cukup lengkap. Terutama untuk produk cake dan minumannya pula tidak cukup lengkap. Selain itu, musik-musik yang diputar di cafe kurang cocok dengan suasana yang diciptakan dari cafe dengan pernak-pernik bergaya Perancis. Musik-musik yang diputar selama penulis berada di cafe selalu diulang berkali-kali sehingga juga memberikan kesan yang membosankan.

(Gambar 1. Suasana Cafe)

(Gambar 2. Suasana Cafe)

Pelanggan yang datang dan menikmati kue di Chez Moi tidak terlalu banyak. Hanya ada beberapa pelanggan yang menikmati kue sembari berdiskusi mengenai pekerjaan dan juga mengerjakan tugas-tugas. Rata-rata pelanggan yang datang dan menghabiskan waktu di toko ini adalah mahasiswa. Sesuai dengan pengamatan, rata-rata mahasiswa menghabiskan waktu paling lama 2 sampai 3 jam berada di toko ini. Produk makanan yang mereka pesanpun tidak terlalu banyak, mereka hanya memesan satu buah minuman saja dan satu buah roti. Tak jarang mereka hanya memesan sebuah minuman saja. Selain itu, apabila pelanggan ada yang datang karyawan dari cafe ini kurang menyambut pelanggan dengan baik. Mereka cenderung memiliki sikap yang cuek dan pendiam juga tidak ada keramahan. Tetapi, dari kekurangan-kekurangan yang telah dijabarkan diatas tertutup dengan adanya fasilitas wifi dengan kecepatan yang baik, pelanggan tentu senang untuk berada lama di cafe tersebut. Ada pula beberapa pelanggan yang datang silih berganti hanya membeli kue untuk kemudian dibawa pulang.     

(Gambar 3. Salah satu pelanggan di Cafe)
Jadi, dapat disimpulkan suasana dan fasilitas cafe sangat mempengaruhi konsumen untuk berada lama di Chez Moi. Walaupun cafe ini memiliki ciri khas dengan menjual produk kue khas Perancis, hal ini ternyata bukan satu-satunya faktor pelanggan datang ke cafe ini. Pelanggan tentu juga mempertimbangkan mengenai fasilitas yang disediakan cafe seperti wifi, AC, suasana yang menciptakan kenyamanan bagi pelanggan, yang bisa datang antaralain melalui musik-musik yang diputar di cafe, juga keramahan karyawan di toko roti ini. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Loyalitas Konsumen Terhadap Pengguna Kartu Celluler

                                       Perubahan-perubahan yang terjadi dalam dunia usaha mengharuskan perusahaan untuk merespon segala perubahan yang terjadi, problem utama yang dihadapi perusahaan-perusahaan saat ini adalah bagaimana perusahaan menarik pelanggan dan mempertahankanya agar perusahaan tersebut dapat bertahan dan berkembang, tujuan tersebut akan tercapai jika perusahaan melakukan proses pemasaran. Pemasaran adalah salah satu kegiatan pokok yang dilakukan oleh perusahaan untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya. Dengan semakin berkembangnya teknologi dan informasi saat ini, perusahaan di tuntut untuk lebih cermat dalam persaingan bisnis. Jika perusahaan ingin tetap eksis dalam persaingan, maka perusahaan harus memperhatikan salah satu fungsi pokoknya yaitu pemasaran. Dalam melaksanakan pemasaran yang baik, produsen harus mengetahui dahulu apa yang menjadi kebutuhan ...

Loyalitas Konsumen Terhadap Brand Sepeda Motor

                          Salah satu sektor industri yang memiliki tingkat pertumbuhan dan persaingan yang cukup tinggi adalah produk sepeda motor. Menurut Indonesian Commercial Intelligence (2009) menyatakan ”industri sepeda motor nasional masih mengalami pertumbuhan tiap tahun.  Kebutuhan masyarakat Indonesia akan sepeda motor dipengaruhi oleh berbagai alasan yaitu merek, harga, fungsi, gaya hidup, spesifikasi teknis, sampai dengan penggunaan bahan bakar yang irit. Menurut Asosiasi Industri Sepeda Motor Indonesia yang disingkat AISI (2013) terdapat sekitar 76 perusahaan assembling, manufaktur dan importir sepeda motor di Indonesia yang tercatat di Departemen Perindustrian dan Perdagangan. Perusahaan harus dapat menentukan strategi pemasaran yang tepat agar usahanya dapat bertahan dan memenangi persaingan, sehingga tujuan dari perusahaan tersebut dapat tercapai. Pada dasarnya semakin banyak pesaing ...

Tingkat Loyalitas Konsumen Produk Teh Botol Sosro Menurun

                                    Loyalitas konsumen merupakan hal yang penting untuk diperhatikan sebab apabila perusahaan memiliki seoreang pelanggan yang loyal, maka hal itu dapat menjadi aset yang sangat bernilai bagi perusahaan. Konsumen tersebut tidak hanya akan menggunakan produk dari sebuah perusahaan tersebut tetapi juga akan merekomendasikannya kepada keluarga maupun teman-temannya, karena dia sudah pernah mencoba menggunakan produk tersebut .  kepuasan konsumen menurut kloter yaity perasaan senang atau kecewa seseorang yang muncul setelah membandingkan antara kinerja (hasil) produk yang dipikirkan terhadap kinerja (atau hasil) yang diharapkan. Setiap perusahaan dituntut untuk membuat pelanggan merasa puas dengan memberikan penawaran dan pelayanan yang lebih baik, mengingat perusahaan harus mampu mempertahankan posisi pasarnya ditengah persaingan yang semakin ketat. B...