Musik saat ini menjadi hal yang sangat disenangi oleh banyak orang. Kita dapat mendengarkan musik melalui berbagai macam media, yang pada mulanya kita mndengarkan musik hanya melalui sebuah piringan hitam atau vinyl record, kemudian melalui kaset pita, CD. Perkembangan musik sangatlah pesat. Berkat kemajuan teknologi, kita bisa menikmati musik yang diproduksi oleh musisi-musisi dari berbagai belahan dunia dan dari berbagai macam kalangan. Pada akhirnya, musik saat ini diproduksi berupa digital yang dapat dengan mudah didengarkan dan didapatkan secara online. Bahkan industri-industri musik saat ini berlomba-lomba untuk memproduksi musik dengan mengikuti arah perkembangan kemajuan teknologi saat ini. Sehingga musik-musik yang diproduksi dapat dengan mudah didengarkan oleh masyarakat.
Saat ini ada aplikasi yang tengah populer yang menyediakan layanan musik digital. Diantaranya ada Apple Music, Spotify, JOOX, Deezer, Google Play dan masih banyak lagi. Aplikasi ini tentu sangat banyak peminat dari berbagai kalangan dan sangat mudah digunakan. Aplikasi-aplikasi tersebut masing-masing memiliki keunggulan dan kelemahan. Menurut laporan Online Music Streaming Survey 2018 oleh Daily Social, 88% dari 1718 responden menggunakan layanan streaming musik, dan 52% berlangganan di berbagai layanan. Hal ini menunjukkan bahwa masyarakat mengapresiasi keberadaan platform music streaming. Selain itu, data juga menunjukkan bahwa menurut laporan Recording Industry Association of America, tahun 2016 music streaming menjadi penyelamat industri musik, dengan total pendapatan 16 miliar dollar AS (sekitar Rp 223 triliun). Tren positif ini berlanjut hingga tahun 2017, yang naik 17, 4 miliar dollar AS (sekitar Rp 242 triliun). Platform music streaming, menyumbang 43 persen dari total pendapatan industri musik secara keseluruhan. Secara spesifik, pertumbuhan pendapatan music streaming mencapai 39 persen per tahun, naik 2,1 miliar hingga mencapai 7,4 miliar dollar AS (sekitar Rp 103 triliun). Capaian tersebut terus meningkat hingga melebihi total pendapatan format lama, yakni kepingan CD dan unduhan.
Dari data yang ditunjukkan diatas, kemudian peneliti tertarik untuk meneliti bagaimana loyalitas pengguna layanan musik digital ini dikalangan anak-anak muda khususnya pelajar dan mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana kepuasan pengguna aplikasi musik streaming yang diukur dari keunggulan masing-masing layanan musik digital sehingga hasilnya apakah berpengaruh postif pada loyalitas konsumen. Maka peneliti menganalisa dengan menggunakan riset metode penelitian kuantitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan cara menyebarkan kuesioner kepada 34 responden.
Berikut ini adalah hasil penelitian yang telah diuji dengan menggunakan SPSS.
Correlations
| |||
Jenis aplikasi musik digital
|
Faktor yg mempengaruhi responden
| ||
Jenis aplikasi musik digital
|
Pearson Correlation
|
1
|
.027
|
Sig. (2-tailed)
|
.879
| ||
N
|
34
|
34
| |
Faktor yg mempengaruhi responden
|
Pearson Correlation
|
.027
|
1
|
Sig. (2-tailed)
|
.879
| ||
N
|
34
|
34
| |
Hasil uji korelasi diatas antara Jenis aplikasi musik digital yang dipilih dengan faktor atau alasan responden menggunakan aplikasi tersebut menunjukkan tidak ada korelasi. Hubungan kedua variabel tersebut pun jika dilihat skalanya menggunakan Argyrous terbilang sangat lemah.
Correlations
| |||
Faktor yg mempengaruhi responden
|
Lama penggunaan aplikasi
| ||
Faktor yg mempengaruhi responden
|
Pearson Correlation
|
1
|
.211
|
Sig. (2-tailed)
|
.232
| ||
N
|
34
|
34
| |
Lama penggunaan aplikasi
|
Pearson Correlation
|
.211
|
1
|
Sig. (2-tailed)
|
.232
| ||
N
|
34
|
34
| |
Hasil uji korelasi antara alasan responden menggunakan aplikasi dengan lama penggunaan aplikasi menunjukkan tidak ada korelasi. Hubungan kedua variabel tersebut pun jika dilihat skalanya menggunakan Argyrous terbilang sangat lemah.
Correlations
| |||
Lama penggunaan aplikasi
|
Tetap setia pada aplikasi tersebut atau tidak
| ||
Lama penggunaan aplikasi
|
Pearson Correlation
|
1
|
-.301
|
Sig. (2-tailed)
|
.084
| ||
N
|
34
|
34
| |
Tetap setia pada aplikasi tersebut atau tidak
|
Pearson Correlation
|
-.301
|
1
|
Sig. (2-tailed)
|
.084
| ||
N
|
34
|
34
| |
Hasil uji korelasi antara lama penggunaan aplikasi dengan keloyalan konsumen adalah menunjukkan tidak ada korelasi. Hubungan kedua variabel tersebut pun jika dilihat skalanya menggunakan Argyrous terbilang sangat lemah.
Kesimpulan: dari data yang disajikan diatas menunjukkan bahwa dari ke 34 responden, sebagian besar menggunakan Aplikasi musik digital Spotify. Alasan responden memilih aplikasi tersebut karena lagu-lagu yang disediakan sangatlah lengkap dan lama penggunaan selama 1 sampai 2 tahun. Sehingga responden sebagian besar berkomitmen untuk loyal terhadap aplikasi Spotify.
SUMBER:
"Layanan "Music Streaming" Sumbang 43 Persen Pendapatan Industri Musik", https://tekno.kompas.com/read/2018/04/25/12005617/layanan-music-streaming-sumbang-43-persen-pendapatan-industri-musik.
Penulis : Wahyunanda Kusuma Pertiwi
Editor : Reza Wahyudi

Komentar
Posting Komentar