PERILAKU KONSUMEN MENJELANG HARI RAYA IDUL FITRI 1440H DI PAMELA 6 SUPERMARKET (Ethnography Methods)
Penelitian etnografi dapat menjadi salah satu penelitian kualitatif yang dapat membantu perusahaan mengembangkan usahanya. Pemilik usaha juga harus mengerti apa yang diingankan oleh konsumen agar usaha yang dimilikinya dapat bertahan dan berkembang. Untuk itu penelitian etnografi ini akan membantu perusahaan dengan mengkaji perilaku konsumen yang dapat dijadikan sebagai alat untk memahami kebiasaan perilaku yang dimiliki oleh konsumen dan juga menciptakan inovasi bagi perusahaan.

Hari raya Idul Fitri dinantikan oleh banyak orang yang menjalankan puasa ramadhan. Dengan adanya hari itu menjadi ajang untuk bertemu keluarga besar untuk saling bersilaturahmi. Dalam kesempatan ini pula banyak dimanfaatkan oleh perusahaan atau pemilik bisnis untuk mendapatkan keuntutungan yang banyak. Begitu pula yang dilakukan oleh swalayan Pamela 6. Dengan adanya fenomena ini peneliti mengkaji mengenai perilaku konsumen Pamela 6 menjelang hari raya idul Fitri.

Peneliti melakukan riset dengan cara berkunjung ke Swalayan Pamela 6 Supermarket pada hari selasa 21 Mei 2019 dengan menyerupai pembeli seperti lainya. Disana dilakukan pengamatan mengenai stand yang banyak di kunjungi oleh pengunjung. Berdasarkan hal tersebut dilihat sangat ramai pengunjung yang mengahmpiri stand pakain seperti baju koko, celana jeans, sarung, kopiah. Untuk stand makanan terlihat sangat ramai dan sesak yang mengunjungi makanan atau kue kering dan parsel lebaran. Terlihat sebaliknya dengan stand alat tulis sangat sedikit sekali yang mengunjungi.
Menurut Kotler (2009:167) Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dapat diukur melalui : Faktor budaya, faktor sosial, pribadi. Untuk itu peneliti menanyakan variabel tersebut kepada beberapa konsumen yang datang di Pamela 6.
Faktor
Kebudayaan
|
Faktor
Sosial
|
Faktor
Pribadi
|
Krisman: Kebiasaan sudah dari dulu ketika saya
masih kecil yang dilakukan oleh orang
tua saya dan juga orang orang di daerah saya setiap tahun sebelum menjelang
hari raya idul fitri berbelanja pakain
baju koko untuk membelikan anak anak dan istri dan itupun yang saya lakukan
sekarang.
|
Krisman: Saya berbelanja di Swalayan seperti ini karena
tempatnya relatif enak, tidak panas. Walaupun agak sedikit mahal its oke,,
asal kualitasnya juga oke
|
Krisman: Di Swalayan saya senang karena tidak perlu pindah
penjual satu ke penjual yang lainya karena cukup lengkap dan yang tidak kalah
penting varian transaksi cara pembayaranya juga lebih banyak.
|
Yunita: Saya mengikuti tren saja. Dulu waktu kecil saya
kalau ikut ibu belanja untuk hari raya idul fitriya di pasar atau toko
kelontong dekat rumah
|
Yunita: orang orang disekitar saya memang sering membeli
kue lebaran di Pamela atau Toko Swalayan lainya sebelum menjelang hari raya,
jadi saya ikut ikutan
|
Yunita: Karena kebutuhan jadi saya harus beli, setahun
sekali menurut saya tidak ada salahnya. Lagian juga untuk merayakan hari
kemenangan
|
Berdasarkan penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pelanggan Swalayan Pamela 6 Supermarket menjelang beberapa hari raya idul Fitri banyak yang berminat membeli barang barang keperluan lebaran seperti pakain baru ( baju koko, celana jeans, sarung, kopiah), makanan atau kue kering, parsel lebaran. Sehingga peneliti memberikan saran kepada management atau pimpinan terkait untuk menambah koleksi pakain dan makanan ringan serta parsel lebaran yang banyak dan bervariatif agar konsumen berbelanja di Pamela daripada swalayan yang lain. Selain Pamela 6 memastikan kualitas dari barang barang atau makanan yang di jual dengan tujuan agar kepercyaan konsumen mengenai kualitas tidak akan meragukannya lagi.
#Gunawan #postingan8

Komentar
Posting Komentar